Laga melawan Persela Lamongan, Jumat
(24/1) sore di Stadion Manahan ternyata menjadi aksi terakhir Ahmad
Taufiq di Persis Solo. Eks pemain Persiba Bantul itu akhirnya memilih
bergabung di salah satu klub kontestan Indonesia Super League asal Jawa
Tengah, Persijap Jepara.
Kepastian perginya Ahmad Taufiq
dibeberkan oleh pelatih Persis Solo, Widyantoro, Minggu (26/1) sore.
Dirinya mengaku tidak bisa menahan kepergian Ahmad Taufiq karena kubu
Persijap langsung menawarkan kontrak kepada sang pemain tanpa harus
mengikuti seleksi.
“Barusan dia pamit karena harus
bergabung dengan Persijap. Taufiq memilih di sana karena sudah pasti
akan dikontrak,”ujar Widyantoro.
Praktis setelah hengkangnya Ahmad
Taufiq, kondisi Persis Solo benar-benar krisis stopper karena Liswanto
yang diharapkan segera bisa bergabung untuk menemani Cirelli di lini
belakang pun ternyata belum menampakkan batang hidungnya saat latihan.
Mengatasi masalah ini, pencarian stopper
baru pun terus dilakukan Widyantoro, dirinya tidak ingin lini
belakangnya menjadi titik lemah dalam kompetisi mendatang. Apalagi,
dalam laga uji coba terakhir saat melawan Persela Lamongan, lini
belakang Persis masih nampak mudah ditembus para penyerang lawan.
“Kebutuhan stopper ini hal yang
mendesak, lini tengah dan depan saya bisa sedikit tenang. Namun untuk
lini belakang saya harus segera menemukan solusi agar tim ini menjadi
lebih kuat,”tegas Widyantoro.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar